Dua Rumah Ibadah Nasrani di Sumatera Utara Dibakar
Jum'at, 22 Januari 2010 | 22:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Rumah ibadah Huria Kristen Batak Protestan dan rumah ibadah Pantekosta di Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, hari ini dibakar massa. Kedua rumah ibadah Nasrani yang terpisah sekitar 500 meter itu kini tinggal puing.
"Mereka (pelaku) datang sekitar seribu orang. Mereka marah karena pengurus rumah ibadah tidak menepati janji untuk mengalihfungsikannya," ujar Bupati Padang Lawas Basrah Lubis melalui telepon, Jumat (22/1).
Sengkarut berawal pada malam Natal tahun lalu, tanggal 24 Desember 2009. Masyarakat di Sibuhuan berdemonstrasi menentang keberadaan dua rumah ibadah tersebut. Alasannya, makin lama makin banyak jemaat yang beribadah di sana, dan penduduk sekitar merasa terganggu.
Kemudian, pengurus rumah ibadah HKBP meminta statusnya dinaikkan menjadi gereja. "Setelah kami pelajari, ternyata mereka belum memenuhi syarat. Seharusnya ada minimal 60 rumah tangga (agar bisa mengajukan kenaikan status), tapi mereka baru ada 23," ucapnya.
Pemerintah lalu menggelar musyawarah dengan pemuka agama dan pihak berwenang. Menurut Basrah, dalam pertemuan itu ada kesepakatan untuk mengalihfungsikan rumah ibadah menjadi rumah tinggal paling lambat 15 Januari. "Tanpa ada paksaan," kata dia.
Jemaat rumah ibadah diminta mengalihkan kegiatan peribadatannya ke Kecamatan Sosa, di mana telah berdiri tiga gereja. Kecamatan tetangga yang berjarak sekitar 28 kilometer dari Sibuhuan, kata Basrah, bisa ditempuh dalam waktu setengah jam.
Hingga hari ini, ujar Basrah, ternyata pengurus rumah ibadah HKBP yang didirikan tahun 1992 itu tak menepati janji. Mereka hanya membongkar sebagian bangunannya.
BUNGA MANGGIASIH
Komentar (72)
Di Amrik, NY tepatnya ada mesjid nyempil & berisik ditengah2 komunitas kristen kok gak pernah dibakar tuw? akui sajalah, emang maunya menang sendiri.. bisa jadi indonesia sengaja anggaran pendidikannya gak pernah dinaikkan, masyarakat dibodohkan spy lebih banyak lg yg masuk agama yg gak masuk akal.
sabar lah umat tuhan...
kita tau koq yang bakar tu sypa?
tuhan sendiri tau cara membalas orang ynag merusak rumahnya...
sungguh keji perbuatan mereka..sangat keji pola pemikiran merka melebihi setan..
Apakah Tuhan mengajarkan melakukan anarkis terhadap sesama. Tidak sama sekali.
Tuhan itu adil dan benar jadijangan khwatir. Tuhan juga dulu ditolak seperti sekarang ini tapi pada akhirnya mereka sadar dan mengakui Tuhan. Doakan aja mereka supaya Tuhan mengubah hidupnya agar mereka mengenal kebenaran dan mengenal Tuhan Allah yang sejati dan Hidup.
sadarlah kita ini sederajat. lihat di tempat lain. ada mesjid yg dibangun di tengah perkampungan kristen. bahkan tidak ada muslim disekitarnya. Tp aman2 sj. Apa memang Allahx kalian pilih kasih??
gerombolan domba keparat di Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara ini salah perhitungan. mereka mengira penduduk sekitar akan anteng2 aja dengan kegiatan meraka yang sebenarnya sejak awal ditolak oleh warga setempat. akhirnya gini deh..

