close

KPU Sambut Baik Fatwa MUI Golput Haram

Senin, 26 Januari 2009 | 14:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: -Ketua Komisi Pemilihan Umum, Abdul Hafiz Anshary, mendukung penetapan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mewajibkan warganya untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. "Ini hal positif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat," kata Hafiz melalui telepon, Senin (26/1).

Menurut Hafiz, penetapan fatwa bisa membantu menyukseskan agenda nasional Pemilihan Umum 2009. "Agenda ini perlu didukung dari semua pihak," katanya. Apalagi, kata dia, pemilu merupakan ajang demokratisasi bagi warganya memilih pemimpin. "Jika partisipasi meningkat, maka kepimpinan akan memiliki legitimasi yang lebih kuat," katanya.

Ketika ditanya fatwa itu bisa melanggar hak asasi seseorang, Hafiz menuturkan,  fatwa itu sebagai bentuk legalisasi suatu aturan, seperti hukum untuk kalangan tertentu. "Aturan ini tidak membatasi hak seseorang," katanya. "Tetap ada pilihan lain." Dia mencontohkan dalam aturan hukum, setiap orang tetap bebas melakukan pelanggaran meski ada sanksinya.

Meski fatwa itu membantu dalam meningkatkan partisipasi warga negara, dia melanjutkan komisi terus akan melakukan sosialisasi lebih gencar dengan berbagai sarana. "Apalagi hari pemungutan semakin dekat," katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat Gusrizal Gazahar mengatakan ulama sepakat memutuskan golput hukumnya haram jika ada pimpinan yang dipilih memenuhi syarat. Sebaliknya, bila ada seseorang yang tepat untuk menjadi pimpinan tetapi pemilih memutuskan Golput hukumnya juga haram.
“Dalam Islam memilih pimpinan itu wajib asal pimpinan yang dipilih itu memenuhi persyaratan,” kata Gusrizal.

EKO ARI WIBOWO
 

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [5] :

  • Islam=4 all

    islam emang bwat semuanya. jd, urusan negara pun semuanya diatur dalam islam. cuman, sekarang sistemnya yang ga bisa bwat nerapin islam sempurna.coz islam mengatur semua khdpan, ga cman mslah ibdah. tp qt harus teliti, apakah sekarang bnar2 dari islam, ato ada racun2 demokrasi yang mengatasnamakan islam.coz islam adalah sempurna dan the real solution 4 us!

  • Fatwa yang lain

    mendingan ngeluarin fatwa haram untuk para petugas pemberangkatan haji yang nakal2, soalnya jemaah haji kita akhir2 ini banyak sekali yang ditelantarkan, jangan bermuatan politik dong!!!

  • Fatwa mui = bodoh

    Saya berharap semua fatwa yang dikeluarkan MUI tidak bodoh dan membodohi warga sipil. Misal, untuk rokok = haram. MUI menjelaskan bahwa rokok haram bagi ibu hamil, serta anak anak. Itu kan emang dari dulu sudah dilarang oleh dokter ahli. Jadi tidak perlu diungkit ungkit lagi kan...??

  • Islam + politik = ???????

    Yang bener aja, masak islam dibawa bawa ke politik negara....???

    Lah kalo memang MUI mengharamkan GOLPUT, maka aku akan GOLPUT, karena selama ini para calon pemimpin sama sekali tidak membuktikan semua yang mereka omongkan....percuma dong kalo milih tapi yang dipilih hanya menyesatkan jalan yang ingin kita raih............

    Untuk MUI, diharapkan tidak mengurusi kepentingan politik negara, karena negara kita sudah memiliki HUKUM DEMOKRASI bukan HUKUM ISLAM....!!!

  • Taruhan

    Kalau masarakat banyak yg tidak ikut mencoblos pada pemilu dan pilpres yg akan datang bararti MUI kehilangan kredibilitasnya sebagai penjaga moral.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan