Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Soeharto Berlalu Tanpa Kata-kata Terakhir
Minggu, 27 Januari 2008 | 18:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Penguasa Orde Baru Soeharto menutup usianya tanpa meninggalkan kata-kata terakhir. "Beliau tidak sadar diri, meninggal dengan sangat tenang," kata Haryono Suyono, dengan mata berkaca-kaca, Minggu (27/1) di RSPP seusai menunggui hari-hari terakhir mantan atasannya itu.

Menurut Haryono, anak-anak Soeharto lengkap ada di sisi mantan Presiden RI Kedua itu.

Sementara itu, Dr Djoko Sanjoto, Pjs Direktur RSPP yang juga dokter yang ikut merawat Soeharto menyatakan, kematian Soeharto pada pukul 13:13 ini disebabkan karena kegagalan multi organ (failure multy organ). "Ya jantung, ginjal dan paru-paru," kata dia.

Infeksi yang telalu lama, lanjutnya, juga menjadi penyebab. Djoko menegaskan apa yang dikatakan Haryono, meninggal dengan tenang. "Dia tak sadarkan diri," katanya.

Tekanan darah terakhir Soeharto, kata Djoko, mencapai 60/30 mmHg. Menurut Djoko, dua hari yang lalu kondisi Soeharto memang sempat membaik. "Ia bisa mengangguk," kata dia.

Menjelang ajalnya, kata Djoko, Soeharto didampingi lengkap oleh anak-anaknya. Lantunan tahlil, surat Yasin dan semua bacaan menyambut ajal dibacakan menjelang pukul 13:13 itu. Muhammad Nur Rochmi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Soeharto Sudah Disholati
Hujan Guyur Kompleks Astana Giri Bangun
Presiden Yudhoyono Melayat Ke Cendana
Keluarga Soeharto di Kemusuk Berangkat ke Solo
Ketua MA Enggan Bicara Status Hukum Soeharto
Theo L. Sambuaga : Maafkan Soeharto
Soeharto dibawa ke Cendana
Halim Perdana Kusuma Siap Berangkatkan Jenazah Soeharto
Bendera Setengah Tiang di Istana Negara
Dokter Tidak Jelaskan Penyebab Kematian Soeharto
> selengkapnya...

Referensi

Pasien Lantai Lima

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116311 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel
Hendarman Periksa Kepala Kejaksaan yang Loloskan David Nusa

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data