|
Pemerintah Bangun Pendidikan di Yakuhimo
Rabu, 19 April 2006 | 05:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:139 tenaga pengajar sekolah dasar akan ditempatkan di 17 titik yang dianggap rawan pangan di Kabupaten Yakuhimo, Papua. Di tiap titik, proses pendidikan akan berjalan dengan konsep sekolah formal.
Tenaga pengajar tersebut diambil dari guru-guru yang pernah mengajar di sana dan hasil rekrutmen Departemen Pendidikan Nasional. "Guru-guru berasal dari Papua, bukan berasal dari Jawa. Jika tidak dari Yakuhimo, guru-guru berasal dari kabupaten-kabupaten tetangga," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Sutedjo Juwono dalam jumpa pers dengan wartawan di kantornya, kemarin.
Tenaga pengajar tersebut nantinya setiap bulan akan mendapat honor sekitar Rp 750 ribu, tunjangan kemahalan Rp 1 juta, tunjangan transportasi Rp 1 juta. "Sistem pembayaran gaji guru dilakukan melalui pemerintah daerah," ujarnya.
Selain itu, tenaga pengajar akan mendapat tempat tinggal di dekat tempat mengajar. Selama ini guru-guru tidak bertahan mengajar di Yakuhimo karena tempat tinggalnya jauh dari tempat mengajar.
Tempat tinggal tenaga pengajar, kata Sutedjo, dapat dibangun berupa rumah atau asrama. Besarnya dana yang dialokasikan untuk pembangunan tempat tinggal tiap guru adalah Rp 10 juta. "Sistem kontrak baru akan diberlakukan. Guru-guru akan dikontrak selama satu tahun," kata Sutedjo.
kurniasih budi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|