Pakistan Belum Pulangkan Mahasiswa Indonesia
Jum'at, 24 Maret 2006 | 02:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah Pakistan belum memutuskan untuk mengembalikan sekitar 88 mahasiswa asal Indonesia yang belajar di berbagai madrasah tak terakreditasi di negara itu. Sebanyak 25 mahasiswa di antaranya berada di kawasan Karachi, dan 63 lainnya di Islam Abad.
“Apabila sudah diputuskan, pemerintah (Indonesia) siap untuk memulangkannya,” kata Fery Adamhar, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Departemen Luar Negeri, kepada Tempo di Jakarta kemarin.
Pemerintah ingin mereka menyelesaikan studinya sampai tuntas. Madrasah di Pakistan berbeda kurikulum dengan di Indonesia. Di sana hanya diajarkan hafal Al-Quran dan tafsir Hadis, adapun sekolah Islam di indonesia juga mengajarkan pelajaran umum.
Rudy Prasetyo





