Ada Guru Dapat Nilai Nol Ujian Kompetensi
Kamis, 05 Januari 2006 | 12:13 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Direktur Jenderal Mutu Tenaga Kependudukan Dr. Fasli Djalal mengatakan sejumlah guru mendapatkan nilai nol untuk materi mata pelajaran yang sesungguhnya mereka ajarkan kepada murid-muridnya. Fakta itu terungkap berdasarkan ujian kompetensi yang dilakukan terhadap tenaga kependidikan tahun 2004 lalu.
Secara nasional, penguasaan materi pelajaran oleh guru ternyata tidak mencapai 50 persen dari seluruh materi keilmuan yang harus menjadi kompetensi guru. Demikian disampaikan Fasli pada Lokakarya Implementasi Undang Undang Guru dan Dosen yang diselenggarakan Departemen Pendidikan Nasional dan PBNU di Graha Wiyata, Ketintang Surabaya, Rabu-Kamis (5-6/1).
Fasli mengatakan skor mental yang diperoleh guru untuk semua jenis pelajaran juga memprihatinkan. Guru PPKN, sejarah, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, fisika, biologi, kimia, ekonomi, sosiologi, geografi, pendidikan seni hanya mendapatkan skor 20-an dengan rentang antara 13 hingga 23 dari 40 soal. "Artinya, rata-rata nilai yang diperoleh adalah 30 hingga 46 untuk skor nilai tertinggi 100," katanya.
Ia sangat prihatin dengan buruknya kompetensi guru itu. Padahal, untuk tahun 2006 ini tuntutan minimal kepada siswa untuk memenuhi syarat lulus harus menguasai 42,5 persen.
"Ini kan tidak memenuhi kelayakan untuk mengajar. Ini semua karena selama ini profesi guru dimasuki oleh tenaga-tenaga kelas dua dan kelas tiga. Anak-anak yang pintar tidak mau menjadi guru karena tidak mendapatkan gaji atau kesejahteraan yang memadai," katanya.
sunudyantoro





