DPR Belum Setujui Ujian Akhir Nasional

Senin, 31 Januari 2005 | 04:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Perwakilan Rakyat hingga saat ini belum menyetujui rencana penyelenggaraan Ujian Akhir Nasional (UAN) oleh Departemen Pendidikan Nasional.

Sebab, kata Wakil Ketua Komisi X DPR Is Anwar Datuk Rajo Perak, sebelumnya Menteri Pendidikan telah menyepakati tidak ada penyelenggaraan Ujian Akhir Nasional.

"Namun belakangan entah dapat bisikan dari mana menteri bersikeras menyelenggarakan UAN dengan nama lain," kata Anwar dihubungi Tempo melalui telepon, Minggu (30/1).

Menurut dia, DPR menolak karena banyak diprotes oleh masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Dia menambahkan, DPR juga memperoleh informasi bahwa UAN ini menjadi sumber penyelewengan oleh oknum tertentu. Padahal penyelenggaraannya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Namun, kata Anwar, DPR belum memvonis bahwa penyelenggaraan kegiatan UAN tidak baik. “Kami masih memerlukan informasi yang sebenar-benarnya tentang masalah UAN. Apakah bermanfaat atau tidak. Kami akan dudukkan persoalan ini," tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, sejak menteri menyepakati tidak ada UAN maka anggarannya juga tidak tersedia."Tetapi kalau Menteri Pendidikan bersikeras menyelenggarakan, ya kami juga mau lihat dari mana danannya," katanya. (ramidi)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: