|
Sekolah Tahan Ijazah Siswa
Jum'at, 21 April 2006 | 23:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 104 siswa yang pernah bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Cisauk, Kabupaten Tangerang, terpaksa menunda keinginan mereka melanjutkan pendidikan lantaran ijazahnya belum ditebus.
Pasalnya, para pelajar yang lulus pada 2000-2005 ini tak memiliki uang untuk melunasi tunggakan sebagai syarat mendapatkan surat tanda tamat belajar. Sejumlah murid yang menunggak uang ijazah dan dana lain adalah peserta didik yang sudah dinyatakan lulus antara tahun 2000 hingga 2005.
Dari 104 siswa yang tidak mampu menebus, seluruhnya menunggak Rp 25.247.200. Kepala SMPN 3 Cisauk, Suryono, membenarkan soal itu.
Namun dia membantah jika dikatakan pihaknya menyandera ijazah para siswa tersebut. Sama sekali bukan menyandera ijazah mereka. Langkah ini, katanya, hanya bagian dari persyaratan administrasi.
“Kami tetap terbuka kepada siswa yang membutuhkan copy ijazah untuk keperluan melanjutkan sekolah atau mencari pekerjaan,” ujarnya hari ini.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Tangerang, Zaki Harahap, yang sempat datang ke lokasi sekolah, menyampaikan prihatin terhadap kasus ini. Ia juga kaget ketika menyaksikan bangunan ruang guru dan kepala sekolah yang tampak usang serta rusak di bagian atapnya.
JONIANSYAH
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|