Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sekolah Tahan Ijazah Siswa
Jum'at, 21 April 2006 | 23:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 104 siswa yang pernah bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Cisauk, Kabupaten Tangerang, terpaksa menunda keinginan mereka melanjutkan pendidikan lantaran ijazahnya belum ditebus.

Pasalnya, para pelajar yang lulus pada 2000-2005 ini tak memiliki uang untuk melunasi tunggakan sebagai syarat mendapatkan surat tanda tamat belajar. Sejumlah murid yang menunggak uang ijazah dan dana lain adalah peserta didik yang sudah dinyatakan lulus antara tahun 2000 hingga 2005.

Dari 104 siswa yang tidak mampu menebus, seluruhnya menunggak Rp 25.247.200. Kepala SMPN 3 Cisauk, Suryono, membenarkan soal itu.

Namun dia membantah jika dikatakan pihaknya menyandera ijazah para siswa tersebut. Sama sekali bukan menyandera ijazah mereka. Langkah ini, katanya, hanya bagian dari persyaratan administrasi.

“Kami tetap terbuka kepada siswa yang membutuhkan copy ijazah untuk keperluan melanjutkan sekolah atau mencari pekerjaan,” ujarnya hari ini.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Tangerang, Zaki Harahap, yang sempat datang ke lokasi sekolah, menyampaikan prihatin terhadap kasus ini. Ia juga kaget ketika menyaksikan bangunan ruang guru dan kepala sekolah yang tampak usang serta rusak di bagian atapnya.

JONIANSYAH

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pemerataan Itu Masih Timpang | 22 Oktober 1977
Percetakan, Bung, Tak Ada Gunanya | 27 November 1976
Si Nelayan Dan Minat Baca | 13 November 1976
Ujung Tombak Dari ITB | 10 Maret 1984
Meraih Gelar Doktor | 10 Maret 1984
Larutan Biru Dari Imam | 18 Pebruari 1984
Ibu Pintar, Anak Pun Pintar | 18 Pebruari 1984
Pesan Gandhi Di Pasar Baru | 18 Pebruari 1984
Hukum Baru Dari Rawamangun | 18 Pebruari 1984
Pengangkatan | 18 Pebruari 1984
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Aksi coret-coret pelajar/ murid SLTP setelah selesai Ebtanas, Jakarta, 7 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/062/2001; 20010704]. Gedung sekolah Assiddiqiyah yang jendelanya rusak, 26 April 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/371/2001; 20010602].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sulawesi Selatan Terbitkan Aturan Wajib Belajar Al Quran
Standar Kompetensi Terkesan Uji-coba
Mahasiswa Unisba Tolak Cuti Paksa
Anggaran Pendidikan Tetap Dinaikkan Bertahap
Pakistan Belum Pulangkan Mahasiswa Indonesia
Pemerintah Daerah Hentikan Bantuan Pendidikan
Pengembangan Pendidikan Prioritaskan Kawasan Tertinggal
Unair Terima Belasan Ribu Buku Bekas dari Amerika
Setengah Triliun Disiapkan untuk Televisi dan Internet Pendidikan
Pemasangan Spanduk Sekolah Gratis oleh PKS Diprotes
> selengkapnya...

Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk76524 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel
Hendarman Periksa Kepala Kejaksaan yang Loloskan David Nusa

<< April,2006>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data