Kegiatan Belajar SD Negeri 1 Limo Terganggu Kendaraan

Rabu, 11 Januari 2006 | 12:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Limo, Depok, Abdul Somad, minta sekolahannya direlokasi. Alasannya, lokasi sekolah sekarang tidak layak lagi untuk kegiatan belajar karena dekat dengan jalan raya. “Bising sekali,” kata Abdul di kantornya, Rabu (11/1) pagi.

Menurutnya, guru yang sedang mengajar sering kali berhenti mendadak akibat suara kendaraan yang melintas.
Suara bising kendaraan sangat mengganggu hampir semua aktivitas sekolah. “Termasuk kegiatan rapat guru yang sudah dua kali diagendakan dan batal,” ujarnya.

Seluruh komponen sekolah, kata Abdul, sudah mengadukan masalah ini kepada Dinas Pendidikan Depok dan Camat Limo sejak 2003 lalu. Namun, baik Dinas Pendidikan ataupun kantor kecamatan belum memiliki lahan untuk merelokasi sekolah.

Nurhayati, 36 tahun, mengaku setiap hari menunggui anaknya yang duduk di kelas III. “Saya khawatir karena sekolah ini terlalu dekat dengan jalan raya,” ucapnya.
Berdasarkan pantauan Tempo, SD Negeri 1 Limo berukuran 40 x 50 meter. Lokasinya di pinggir Jalan Raya Limo No. 28 Depok.

Sekolah tersebut hanya memiliki satu pintu gerbang berukuran satu kali satu meter dan berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar. Ruangan belajar 6 kelas dengan satu ruang guru yang dijadikan satu dengan ruang kepala sekolah. Jumlah siswa sebanyak 563 siswa. Adapun jumlah guru yang mengajar sebanyak 16 orang. Sekolah ini dibangun pada 1961.

Kepala Dinas Pendidikan Depok, Sriyamto, mengatakan, secara informal masalah ini sudah dibahas di tingkat kecamatan. "Kami menunggu informasi dari kantor kecamatan," katanya.

RINI KUSTIANI

TOPIK






Komentar Anda

Kirim