Jual Saham Pabrik Bir, Sekolah Gratis Terealisasi
Rabu, 14 Desember 2005 | 17:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan dana hasil penjualan saham di PT Delta Djakarta yang bergerak pada usaha minuman bir, untuk menutup kekurangan anggaran program menggratiskan biaya pendidikan di Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri.
Ketua Komisi Kesejahteraan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Dani Anwar mengemukakan kesepakatan
diambil dalam rapat menjelang penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2006.
Ia menerangkan, dari penghitungan terakhir program sekolah gratis, masih ada kekurangan dana Rp 108 miliar dari Rp 500 miliar yang dianggarkan. Kekurangan sebesar itu khususnya untuk menukupi kebutuhan tingkat SMPN. "Hasil penjualan (saham pabrik bir) sebanyak sekitar 138 miliar akan dialihkan untuk menutup kekurangan," jelasnya, Rabu (14/12).
Menurut Dani, Asisten Keuangan Pemprov DKI Hari Sandjodjo sudah bersedia menjualkan saham tersebut. Pemerintah DKI memiliki saham sebanyak 4.204.014 lembar saham di PT Delta. Dengan harga pasar di Bursa Efek Jakarta per tanggal 8 Desember 2006 sebesar Rp 33.000 per lembar, maka nilai saham keseluruhan lebih dari Rp 138 miliar.
Penjualan saham itu dilakukan karena kontribusi kepemilikan saham itu terhadap Pendaptan Asli Daerah selama lima tahun terakhir tidak mengalami pertumbuhan signifikan. Harun Mahbub





