close

Tiga Perusahaan Lokal Menangi iMulai 2.0

Rabu, 11 Februari 2009 | 13:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Microsoft Indonesia menganugerahkan penghargaan kepada tiga perusahaan lokal yang berhasil menciptakan software inovatif pada ajang iMulai 2.0. Penyerahan penghargaan dan hadiah dilakukan di Jakarta pada hari ini.

Pemenang penghargaan itu adalah PT Azadirachta Mandiri, CV Graphika Valley, dan PT Immedia Visi Solusi. Mereka berhak atas hadiah uang sebesar US$ 25.000, produk dan teknologi Microsoft senilai US$ 8.000, dan perangkat keras senilai US$ 2.500.

Para pemenang juga berkesempatan mengikuti kegiatan Microsoft TechED di Malaysia. Di ajang ini pemenang akan mendapatkan aplikasi software senilai US$ 400 ribu.  

iMulai 2.0 digelar pada 1 November sampai 5 Desember 2008. Total ada 63 proposal yang diajukan oleh perusahaan IT, mahasiswa, sampai lembaga swadaya masyarakat. Ajang ini juga didukung oleh SENADA, USAID, sekaligus menjadi panel juri.

CV Grafika Valley menciptakan aplikasi bernama Mobile@Act, yaitu aplikasi berbasis web yang meungkinkan karyawan, pelanggan, dan supplier menjalankan tugas sehari-hari secara langsung. Adapun Azadirachta menciptakan Collborative eBusiness System yaitu aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) bagi komunikasi business-to-business antara produsen dan konsumen. Sedangkan Immedia menciptakan aplikasi untuk siaran radio Internet.

"Kami sudah mempunyai produk, konsumen, dan industri yang bertumbuh, tapi kami juga mendukung pemerintah khususnya pada industri software lokal di Indonesia," kata Tony Chen, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia.

Tony mengatakan, pihaknya akan membantu para pemenang dalam mempromosikan hasil temuannya dalam berbagai kesempatan. "Sehingga yang tadinay tidak dikenal bisa mendapat kesempatan," katanya.

DEDDY SINAGA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan