Indonesia Minta Dukungan Investasi AS
Selasa, 14 Maret 2006 | 19:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian Boediono meminta dukungan Amerika Serikat untuk membantu masalah investasi di Indonesia.
Pemerintah berharap investasi Amerika bisa ditingkatkan dari yang telah ada. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan menteri-menteri ekonomi dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice, di Departemen Keuangan.
"Kami hanya minta dukungan saja terhadap bisnis mereka supaya didorong memperhatikan Indonesia lebih banyak lagi dari masa lampau. Ini masalah kompetisi mendapat perhatian yang saya kira pemerintah AS bisa memberikan dorongan," kata Boediono, usai pertemuan.
Dalam pertemuan itu, ia menambahkan, pemerintah memaparkan tentang paket-paket kebijakan yang telah diluncurkan, yaitu paket kebijakan infrastruktur dan paket investasi. Namun, tidak ada komitmen tertentu dari AS. Condoleezza juga tidak memberikan saran khusus untuk perbaikan iklim investasi di Indonesia.
"Kami sudah melakukannya sendiri dan mereka menyebutkan hal-hal yang sudah kita address, kami atasi dalam paket,” katanya.
Boediono mengaku tidak ada pembicaraan mengenai pengamanan aset perusahaan Amerika di Indonesia, seperti PT Freeport Indonesia. Tidak dibahas pula masalah Blok Cepu yang melibatkan raksasa minyak AS, ExxonMobil Oil. "Tidak. Mereka tidak spesifik menanyakan masalah
itu."
Pembicaraan, kata Menko, lebih bersifat global. Pasalnya, Condoleezza adalah tokoh politik global, sehingga fokus perbincangan tidak pada hal teknis.
Retno Sulistyowati - Tempo





Komentar Anda :